



Perdagangan digital berkembang pesat berkat konvergensi yang cepat antara kecerdasan buatan (AI) dan fintech. Seiring dengan pergeseran perilaku konsumen dari pencarian manual ke pengambilan keputusan berbasis AI, perusahaan kini dihadapkan pada realitas baru dalam cara mereka memasarkan produk dan memproses pembayaran. Pada 14 Mei 2026, para pemimpin industri dan pakar berkumpul di Hong Thai Expo & Business Centre untuk seminar bersama yang diselenggarakan oleh AsiaPac dan AsiaPay bertajuk “Masa Depan Perdagangan: Pemasaran AI dan Inovasi Pembayaran Cerdas”.
Kesimpulan utama hari itu jelas: merek perlu mengadopsi otomatisasi dan teknologi cerdas untuk menghadapi era belanja berikutnya.
Membuka sesi, Alex Mo, Direktur Pengembangan Bisnis Senior kami, membahas pergeseran fundamental dalam cara konsumen berinteraksi dengan informasi. Transisi ini didukung oleh momentum pasar yang signifikan, dengan pendapatan pemasaran AI global diperkirakan melebihi US$107 miliar pada 2028. Bersamaan dengan itu, adopsi AI diperkirakan akan meningkat karena 85% pemasar sudah menggunakan alat AI untuk pembuatan konten.
Mo juga menyoroti bahwa tahun ini AI akan berkembang menjadi katalis pengambilan keputusan, membantu pembeli dalam meneliti dan membandingkan produk. Hal ini tercermin dalam tren pencarian saat ini, di mana hingga 30% pencarian Google kini menampilkan AI Overviews. Untuk mempertahankan visibilitas di era AI Overviews, ia memperkenalkan konsep Generative Engine Optimisation (GEO), di mana fokusnya adalah memastikan konten merek bersifat otoritatif dan mudah disintesis oleh model AI.
Untuk mendukung transisi ini, AsiaPac memaparkan bagaimana bisnis dapat menggunakan otomatisasi cerdas untuk menjembatani kesenjangan antara penemuan dan konversi. Fokus utamanya adalah pada Performance Max (PMax) dan AI Max, yang memanfaatkan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi kueri pencarian berniat tinggi yang sering terlewatkan oleh kata kunci tradisional. Alat-alat ini telah membantu pengiklan melihat peningkatan konversi hingga 27% dengan mengotomatisasi penempatan di berbagai saluran.
Di ranah media sosial, fokus beralih ke eksekusi kreatif berkecepatan tinggi. Alat seperti Meta Advantage+ kini memungkinkan merek untuk secara otomatis menguji lebih dari 100 kombinasi kreatif secara real-time, menghasilkan tingkat klik (CTR) 40% lebih tinggi dibandingkan kampanye manual. Hal ini didukung lebih lanjut oleh platform AI milik AsiaPac, seperti KOOLER AI dan OptAdEasy, yang membantu merek terhubung dengan lebih dari 200.000 influencer di seluruh Asia dan memfasilitasi optimasi iklan lintas platform yang efektif, masing-masing.

Paruh kedua seminar beralih dari cara konsumen menemukan produk ke cara mereka membayarnya. Manajer Penjualan & Pemasaran Senior AsiaPay, Mandy Lam, memperkenalkan Agentic AI dalam sistem pembayaran sebagai inti dari peta jalan adopsi mereka untuk tahun 2026-2027.
Selama sesi tersebut, Lam menjelaskan bagaimana agen AI menjadi tulang punggung pembayaran masa depan, di mana, tidak seperti otomatisasi standar, agen-agen ini beroperasi sebagai spesialis bidang tertentu yang mampu membuat keputusan kontekstual. Hal ini secara efektif membuat transaksi menjadi tidak terlihat, prediktif, dan sangat aman.
Inovasi kunci yang terlibat dalam evolusi pembayaran ini juga dibahas:
Protokol Pembayaran Agentic: Memastikan interoperabilitas dengan standar internasional seperti VISA sambil tetap kompatibel dengan jalur pembayaran lokal di seluruh 17 kantor regional AsiaPay.
Keamanan yang Ditingkatkan AI: Menggabungkan deteksi penipuan berbasis AI dan otentikasi biometrik, seperti VoicePay, untuk menciptakan lingkungan keuangan yang lebih aman dan inklusif.
VoicePay & AddPass: Memperluas batas-batas cara konsumen mengotorisasi dan mengelola transaksi digital melalui suara dan pass digital terintegrasi.

Inti dari seminar ini menyoroti perubahan vital yang sudah berlangsung. Merek membutuhkan lebih dari sekadar lalu lintas atau transaksi untuk unggul. Kesadaran inilah yang mendorong kemitraan strategis antara AsiaPac dan AsiaPay.
Menggabungkan keahlian AsiaPac sebagai perusahaan teknologi pemasaran omnichannel berbasis AI dengan posisi AsiaPay sebagai pemimpin dalam solusi pembayaran cerdas memungkinkan kedua entitas saling memperkuat. Melalui kolaborasi ini, kedua entitas saling memperkuat untuk menyediakan ekosistem holistik bagi pedagang guna meningkatkan pertumbuhan bisnis.
Acara ditutup dengan diskusi panel, yang menekankan bahwa pemasaran dan pembayaran tidak lagi dapat beroperasi secara terpisah. Integrasi penemuan berbasis AI dan pemenuhan yang lancar dan cerdas kini menjadi standar dasar bagi bisnis yang ingin berkembang di pasar APAC.
Seiring teknologi ini menjadi standar industri, AsiaPac dan AsiaPay tetap berkomitmen untuk menyediakan kerangka kerja teknis dan keahlian regional yang diperlukan guna mengubah AI yang kompleks menjadi keunggulan kompetitif yang unik.
Bagi bisnis yang siap menyesuaikan strategi mereka untuk perdagangan berbasis AI, Anda dapat menghubungi tim di info@asiapac.com.hk atau info@adtechinno.com.


