2026/07/17

Rekap Acara: Seminar AdTech Innovation Indonesia x Xiaohongshu - Menarik Konsumen China Melalui Lokalisasi Digital

 

Minat konsumen China untuk berwisata ke Indonesia terus meningkat dan kian populer, dengan Bali yang tampil menonjol sebagai destinasi utama daya tarik wisatawan. Untuk dapat secara efektif menangkap consumer intent ini, pihak hotel, atraksi wisata, hingga para pelaku industri perjalanan harus terintegrasi secara langsung ke dalam aplikasi yang biasa digunakan para pelancong China saat bepergian.

Seminar kami yang diselenggarakan di Jakarta (14 Juli) dan Bali (16 Juli) berfokus tepat pada hal tersebut: bagaimana China marketing dapat menjadi missing puzzle piece yang menghubungkan minat online konsumen China dengan kunjungan fisik secara offline (offline foot traffic) di Indonesia. Sesi ini mengupas tuntas alasan mengapa Xiaohongshu telah menjadi fondasi esensial untuk menjangkau wisatawan keluar (outbound travellers) asal China, yang didukung oleh studi kasus Campaign sukses serta actionable takeaways bagi brand yang beroperasi di Indonesia.

Real People, Real Influence: Mengapa Xiaohongshu Sangat Krusial Bagi Indonesia

Identitas Xiaohongshu dibangun di atas fondasi orang-orang nyata yang membagikan pengalaman otentik, bukan sekadar iklan yang dipoles kaku. Otentisitas tersebut telah terkonversi menjadi skala pengaruh yang besar, terutama di sektor pariwisata—di mana platform ini unggul dalam durasi penelusuran (browsing time) dan menjadi rujukan utama pengguna China untuk mencari inspirasi hingga membuat keputusan perjalanan.

Indonesia kini menjadi fokus yang kian meningkat di dalam ekosistem tersebut. Minat terus bertumbuh secara stabil, meski perhatian masih terpusat secara signifikan di Bali—menjadikan destinasi seperti Pulau Komodo belum terjangkau secara optimal (largely untapped) bagi brand yang bersiap mengambil langkah lebih awal. Audiens yang mendorong minat ini juga didominasi oleh segmen muda, wanita, dan memilki daya beli tinggi (high-spending), dengan ketertarikan kuat terhadap konten kuliner, gaya hidup, mode, dan perjalanan.

Mengubah minat tersebut menjadi pertimbangan (consideration) berakar pada tiga langkah strategis yang saling bersinergi:

  • Akun resmi brand yang dikelola secara konsisten, membagikan konten otentik yang selaras dengan gaya hidup (lifestyle-aligned content), bukan sekadar promosi sesaat (one-off promotions).
  • Kombinasi yang tepat antara KOL, KOC, dan UGC creators, yang disesuaikan berdasarkan gaya konten dan kesesuaian audiens (audience fit), bukan hanya berpatokan pada jumlah follower.
  • Sinergi antara Feeds dan Search ads—Feeds untuk memicu ketertarikan (spark interest), sementara Search untuk menangkap audiens di momen saat mereka aktif mengambil keputusan.

 

Mengubah Visibilitas di Xiaohongshu Menjadi Booking Nyata

Campaign showcase dalam seminar ini menampilkan The Ascott Limited, pemilik sekaligus operator penginapan global yang mengelola berbagai brand ternama seperti Ascott, Citadines, lyf, Oakwood, dan Somerset.

Bagian krusial dari diskusi ini membahas bagaimana COVID-19 membentuk ulang perilaku perjalanan wisatawan China. Sebelum pandemi, pemesanan sebagian besar masih bersifat lokal dan berfokus domestik (domestic-first). Pasca-COVID, pola tersebut bergeser ke arah perjalanan keluar (outbound travel) ke Asia Tenggara, membuka peluang baru untuk menangkap pasar wisatawan China yang aktif mencari pengalaman di luar pasar asal mereka.

Menembus pasar China dimulai dengan memahami gap ini, dilanjutkan dengan memantau brand awareness dan minat perjalanan (travel intent) melalui data OTA, search trends, serta first-party analytics untuk melihat posisi brand relatif terhadap kompetitor. Dari sana, Campaign mengaktifkan tiga pilar utama (core levers) Xiaohongshu secara bersamaan: konten KOL untuk membangun otentisitas, konten Feed yang berkelanjutan agar tetap memiliki visibilitas tinggi, serta bidding Search ads pada kata kunci destinasi dan properti untuk menangkap audiens yang aktif melakukan pencarian.

Hasilnya menunjukkan pola optimasi yang jelas, di mana engagement terpusat pada jam-jam spesifik serta membentuk funnel alami di berbagai city tiers. Untuk menaikkan skala Campaign (scale further), Ascott memanfaatkan Big Brand Launch Package dari Xiaohongshu—menggabungkan Splash Ads, In-feed dan Search Ads, Branded Page, Hot Keywords, hingga Branded Topic. Kombinasi ini memberikan brand dominasi visibilitas di hampir setiap touchpoint pada platform tersebut.

Poin Penting (Key Takeaways):

  • Minat wisatawan China terhadap destinasi Indonesia nyata dan terus berkembang, di mana Bali masih menjadi daya tarik utama—membuka peluang besar bagi brand yang berani mengambil langkah lebih awal untuk menggarap destinasi lainnya.
  • COVID-19 mengubah pola perjalanan, menggeser permintaan wisatawan China dari pemutakhiran pemesanan berbasis domestik (domestic-first) ke arah perjalanan keluar (outbound travel) ke Asia Tenggara, menjadi peluang baru yang sangat potensial untuk ditangkap oleh brand.
  • Karakteristik audiens didominasi oleh segmen muda, sejahtera (affluent), dan haus akan pengalaman perjalanan—sangat berharga untuk ditargetkan secara terukur dan berfokus, bukan melalui pesan massal yang generik (mass, generic messaging).
  • Keberhasilan di Xiaohongshu membutuhkan sinergi dari ketiga pilar utama: kehadiran brand (brand presence), kreator yang tepat, serta kombinasi Feeds dan Search ads yang berjalan secara paralel.
  • Penargetan waktu dan lokasi (timing and location targeting) menajamkan performa, menyelaraskan penayangan iklan dengan jam peak engagement serta city tiers yang tepat untuk mendorong konversi, bukan sekadar klik.
  • Kehadiran secara full-funnel melipatgandakan hasil. Melapisi konten brand-building dengan performance ads, yang diperkuat oleh Big Brand Launch Package, sukses mengubah visibilitas menjadi minat pemesanan (booking intent) secara konkret.

 

About AsiaPac & AdTechinno

AsiaPac memiliki anak perusahaan bernama AdTechinno, sebuah agensi pemasaran digital omnichannel yang digerakkan oleh kecerdasan buatan, dengan pengalaman mendukung lebih dari 5.000 merek di kawasan Asia-Pasifik. Timnya mencakup berbagai sektor seperti pendidikan, perjalanan dan perhotelan, ritel, keuangan, serta layanan publik, dengan memberikan strategi berbasis wawasan pasar lokal dan berorientasi pada hasil.

AsiaPac memiliki kantor di Hong Kong, Tiongkok Daratan, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, membantu merek untuk bergerak dengan percaya diri dan presisi di dalam ekosistem digital paling kompleks di Asia.

Selain wawasan strategis, kami juga memberdayakan merek melalui ekosistem AI SaaS eksklusif kami. Ekosistem ini mencakup: KOOLER AI (untuk penemuan KOL berbasis data dari lebih dari 200.000 kreator), Kolsify (untuk menciptakan avatar digital dan konten komunitas yang selaras dengan budaya), serta OptAdEasy (yang menyediakan manajemen iklan berbasis AI dan pembuatan spanduk otomatis). Dipadukan dengan platform DSP terprogram kami, APHub, kami memastikan kampanye lintas negara berjalan dengan presisi dan skalabilitas.

Dapatkan Konsultasi Gratis

Mulai Sekarang